Puisi Imam Syafi’i (w. 204 H) – Tentang Belajar

Standar

فَإِنَّ رُسُوْبَ الْعِلْمِ فِي نَفَرَاتِهِ اصْبِرْ عَلَى مُـّر الْجَفَـا مِنْ مُعَلّمٍ
تَجَرَّعَ ذُلَّ الْجَهْلِ طُوْلَ حَيَاتِهِ وَمَنْ لَمْ يَذُقْ مُرَّ التَّعَلُّمِ سَاعَــةً
فَكَبّرْ عَلَيْهِ أَرْبَعًا لِوَفَاتِــهِ وَمَنْ فَاتَهُ التَّعْلِيْمُ وَقْتَ شَبَابِــهِ
إِذَا لَمْ يَكُوْنَا لَا اعْتِبَارَ لِذَاتِهِ حَيَاةُ الْفَتَى وَاللهِ بِالْعِلْمِ وَالتُّقَى

 

Bersabarlah atas pahitnya sifat keras seorang guru # karena kegagalan ilmu disebabkan oleh ketidaksabaran murid dalam menghadapinya

Barang siapa tidak pernah mencicipi pahitnya belajar sesaat # niscaya dia kan merasakan hinanya kebodohan sepanjang hayat

Barang siapa tidak belajar di masa mudanya # maka bertakbirlah empat kali untuk kematiannya

Demi Allah, hidup pemuda adalah dengan ilmu dan taqwa # jika keduanya tidak ada, hidup pemuda tiada artinya

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s