Perbedaan zakat, infaq, dan sedekah

Standar

P1130784

Konsultasi Agama ini diasuh Oleh :

Ust. Nur Kholis Majid, Pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jawa Timur

Kirimkan pertanyaan anda seputar masalah keagamaan ke redaksi melalui email redaksihikmah@gmail.com

———————————

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr.wb. Ustadz, saya mau tanya tentang perbedaan antara zakat, infaq, dan sedekah. Pada akhir bulan Ramadhan yang lalu, ada salah seorang takmir Masjid yang datang ke saya untuk minta dana sumbangan pembangunan masjid. Dia berkata: kami (takmir masjid) siap menerima dana sumbangan dari para jamaah maupun donatur lainnya (bukan jamaah), apapun jenis akadnya, baik berupa zakat, infaq, maupun sedekah. Yang menjadi pertanyaan saya Ustadz, apa perbedaannya antara ketiga istilah tersebut, dan bisakah saya memberikan dana sumbangan ke masjid dengan akad zakat? Atas jawabannya saya sampaikan terima kasih.

Ahmad

Gedangan – Sidoarjo    

Jawaban:

Mas Ahmad yang saya hormati, saya ucapakan terima kasih karena anda telah melaksanakan kewajiban menunaikan zakat. Sebelum saya menjelaskan secara detail tentang perbedaannya ketiga istilah tersebut, saya akan menjelaskan definisi dari masing-masing, dan  kemudian akan menjelskan perbedaannya antara zakat, infaq dan sedekah.

  1. Makna zakat

Secara bahasa (lughah) berarti tumbuh, berkembang dan berkah. (HR. al-Turmudzi) atau dapat pula diartikan membersihkan atau mensucikan. Sedangkan istilah zakat berarti derma yang ditetapkan jenisnya, jumlahnya, dan waktu suatu kekayaan atau harta yang wajib diserahkan dan pendayagunaannyapun ditentukan pula, yaitu dari umat Islam untuk umat Islam pula.

  1. Makna infaq

Pengertian infaq adalah lebih luas dan lebih umum dibandingkan dengan zakat. Infaq tidak ditentukan jenisnya, jumlahnya, dan waktunya suatu kekayaaan atau harta yang harus didermakan. Allah SWT memberikan kebebasan kepada pemilikinya untuk menentukan jenis harta, berapa jumlah yang sebaiknya diinfaqkan.

  1. Makna sedekah

Adapun sedekah memiliki makna yang lebih luas lagi dibandingkan dengan infaq. Sedekah ialah segala bentuk nilai kebajikan, yang tidak terikat oleh jumlah, waktu, dan juga tidak terbatas pada materi. Akan tetapi bisa juga dalam bentuk non materi, seperti menyingkirkan rintangan yang ada di jalan, menuntun orang yang buta, memberikan senyuman dan wajah yang manis kepada saudaranya, menyalurkan syahwatnya pada istri, dan lain sebagainya. Adanya sedekah yang tidak hanya mencakup hal yang bersifat materi, melainkan juga mencakup sesuatu yang immateri (non materi), diperkuat oleh Hadis Nabi SAW sebagaimana berikut:

عَنْ أَبِى ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ وَأَمْرُكَ بِالْمَعْرُوفِ وَنَهْيُكَ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَإِرْشَادُكَ الرَّجُلَ فِى أَرْضِ الضَّلاَلِ لَكَ صَدَقَةٌ وَبَصَرُكَ لِلرَّجُلِ الرَّدِىءِ الْبَصَرِ لَكَ صَدَقَةٌ وَإِمَاطَتُكَ الْحَجَرَ وَالشَّوْكَةَ وَالْعَظْمَ عَنِ الطَّرِيقِ لَكَ صَدَقَةٌ وَإِفْرَاغُكَ مِنْ دَلْوِكَ فِى دَلْوِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ                   [1]

Artinya: “Dari Abi Dzarrin dia berkata: Rasul SAW bersabda: senyumanmu kepada saudaramu adalah sedekah, kamu memerintahkan kepada kebaikan dan melerang dari kemunkaran adalah sedekah, memberikan petunjuk kepada seseorang yang tersesat adalah sedekah, pandanganmu yang menggembirakan kepada orang lain adalah sedekah, kamu menyingkirkan batu, duri, dan tulang yang ada di jalan adalah sedekah, dan menuangkan timbamu ke timba temanmu adalah sedekah”.

Demikian itulah definisi dan sekaligus perbedaan antara zakat, infaq dan sedekah. Dan secara formal, ketiganya (zakat, infaq, dan sedekah) bersumber dari al-Qur’an dan Hadis Nabi SAW yang keabsahannya tidak perlu diragukan. Adapun yang berkenaan dengan pertanyaan anda tentang hukum memberikan harta zakat kepada takmir masjid yang diperuntukkan untuk bangunan masjid merupakan persoalan khilafiyyah (perbedaan pendapat). Perbedaan tersebut sebagaimana berikut:

وَاتَّفَقُوْا عَلَى مَنْعِ الْإِخْرَاجِ لِبِنَاءِ مَسْجِدٍ أَوْ تَكْفِيْنِ مَيِّتٍ[2]

Artinya: “Mereka (fukaha) sepakat atas adanya larangan untuk memberikan harta zakat yang digunakan untuk kepentingan pembangunan masjid atau membelikan kain kafan bagi mayit”.

وَلاَ يُصْرَفُ مِنَ الزَّكَاةِ شَيْئٌ لِكَفْنِ مَيِّتٍ أَوْ بِنَاءِ مَسْجِدٍ وَإِعْطَاءُهَا لِمُسْتَحِقِّيْهَا إِذْ مَا ذُكِرَ مِنَ الْكَفْنِ وَبِنَاءِ مَسْجِدٍ لَيْسَ مِنْ مُسْتَحِقِّيْهَا[3]

Artinya: “Harta zakat tidak boleh ditasarrufkan (digunakan) untuk membelikan kain kafan mayit, membangun masjid. Memberikan harta zakat (seharusnya) kepada yang berhak (8 golongan). Karena membelikan kain kafan mayit dan membangun masjid tidak termasuk mustahiq (orang yang berhak menerima zakat).

Dari paparan diatas, maka jelaslah bahwa harta zakat tidak diperbolehkan kepada selain 8 golongan (Asnaf Tsamaniyah) seperti halnya digunakan untuk kepentingan pembangunan masjid dan membelikan kain kafan untuk mayit. Akan tetapi, ada juga fukaha yang memperbolehkan untuk memanfaatkan harta zakat demi kepentingan pembangunan masjid, yang dinukil oleh al-Qaffal sebagaimana berikut:

وَنَقَلَ الْقَفَّالُ عَنْ بَعْضِ الْفُقَهَاءِ أَنَّهُمْ أَجَازُوْا صَرْفَ الصَّدَقَاتِ إِلَى جَمِيْعِ وُجُوْهِ الْخَيْرِ مِنْ تَكْفِيْنِ الْمَوْتَى وَبِنَاءِ الْحُصُوْنِ وَعِمَارَةِ الْمَسْجِدِ لِأَنَّ قَوْلَهُ تَعَالىَ فِي سَبِيْلِ اللهِ عَامٌ فِي الْكُلِّ[4]

Artinya: “al-Qaffal menukil dari pendapat sebagian fukaha bahwa mereka memperbolehkan penggnaan sedekah atau zakat untuk semua bentuk kebaikan seperti halnya membelikan kain kafat mayit, membangun benteng (pertahanan), membangun masjid, karena firman Allah SWT (Fi Sabilillah) bersifat umum dalam segala hal”.

Mas Ahmad yang dirahmati oleh Allah SWT, semoga dengan jawaban ini, anda dapat mengetahui definisi dan sekaligus perbedaan antara zakat, infaq, dan sedekah. Amin.

 


[1] Sunan Turmudzi, Juz VII, hal. 437. Hadis No. 2083

[2] Thabaqatus Syafi’iyyah, Juz II, hal. 76

[3] Ianatut Thalibin, Juz II, hal. 192

[4] Tafsir al-munir, Juz I, hal. 84

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s